Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

MOBIL LISTRIK : MOBIL MASA DEPAN RAMAH LINGKUNGAN


Saat ini, mobil listrik semakin populer di seluruh dunia karena semakin banyak negara yang berkomitmen untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan mendorong penggunaan kendaraan ramah lingkungan.

Mobil listrik
Mobil Jaguar I-PACE

Pasar mobil listrik di Indonesia masih relatif kecil dibandingkan dengan negara-negara maju lainnya. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah Indonesia telah mulai mengambil langkah-langkah untuk mempromosikan penggunaan kendaraan listrik di negara ini.

Beberapa produsen mobil listrik telah memasuki pasar Indonesia, termasuk Tesla, Nissan, dan BYD. Pemerintah Indonesia juga telah meluncurkan program untuk mendorong penggunaan kendaraan listrik, seperti pengurangan pajak untuk kendaraan listrik dan peningkatan jumlah stasiun pengisian listrik yang tersedia di seluruh negara.

Meskipun demikian, infrastruktur pengisian listrik masih terbatas di Indonesia dan harga mobil listrik di sini masih relatif mahal. Selain itu, masih ada kekhawatiran tentang daya tahan baterai dan ketersediaan suku cadang kendaraan listrik di Indonesia.

Namun, di masa depan, dengan peningkatan kesadaran tentang pentingnya pengurangan emisi gas rumah kaca dan dengan harga kendaraan listrik yang semakin terjangkau, diharapkan penggunaan mobil listrik di Indonesia akan terus meningkat.

 

HARGA MOBIL LISTRIK DI INDONESIA

Harga mobil listrik di Indonesia sangat bervariasi tergantung pada merk dan model mobil listrik yang diinginkan.

Berikut ini adalah perkiraan harga beberapa merek mobil listrik di Indonesia (per Maret 2023):

  1. Tesla Model 3 dibandrol Rp 990 juta - Rp 1,2 miliar

 

tesla model 3
Tesla Model 3

Tesla Model 3 adalah mobil listrik yang diproduksi oleh Tesla, Inc. Mobil ini merupakan sedan berukuran sedang dengan empat pintu yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 2017 sebagai pilihan yang lebih terjangkau daripada model Tesla sebelumnya, yaitu Model S dan Model X. Model 3 memiliki jangkauan hingga 358 mil (575 km) dengan sekali pengisian daya, tergantung pada paket baterai dan kondisi berkendara.

Model 3 hadir dalam beberapa tingkat pemangkasan, dengan fitur dan harga yang bervariasi. Fitur standar pada model dasar mencakup layar sentuh 15 inci, kamera belakang, dan fitur bantuan pengemudi autopilot. Fitur lain yang tersedia termasuk atap kaca, sistem audio premium, kursi pemanas, dan paket baterai dengan jangkauan yang lebih jauh.

Model 3 telah menerima ulasan positif untuk akselerasi, penanganan, dan pengalaman mengemudi secara keseluruhan yang mengesankan, serta desainnya yang ramping dan modern. Ia juga dipuji karena efisiensinya dan biaya operasinya yang rendah, karena mobil listrik umumnya memiliki biaya perawatan dan bahan bakar yang lebih rendah dibandingkan dengan mobil bertenaga bensin tradisional.

 

  1. Nissan Leaf: harga Rp 686 juta

 


Nissan Leaf adalah kendaraan listrik (EV) yang diproduksi oleh produsen mobil Jepang, Nissan. Kendaraan ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 2010 dan sejak itu menjadi salah satu mobil listrik paling populer di dunia, dengan lebih dari 500.000 unit terjual di seluruh dunia hingga tahun 2021.

Leaf merupakan hatchback lima pintu dengan tempat duduk untuk hingga lima penumpang. Kendaraan ini ditenagai oleh motor listrik dan menggunakan baterai ion litium untuk memberikan jangkauan hingga 150 mil dengan satu kali pengisian daya, tergantung pada kondisi berkendara dan faktor lainnya. Leaf dapat diisi daya menggunakan colokan rumah tangga standar 120 volt atau stasiun pengisian 240 volt.

Nissan Leaf telah menerima banyak penghargaan dan pengakuan karena keberlanjutan lingkungannya, termasuk dinobatkan sebagai Mobil Dunia Tahun pada tahun 2011. Kendaraan ini juga dipuji karena biaya operasinya yang rendah dan keandalannya yang tinggi.

Pada tahun 2021, Nissan memperkenalkan versi yang diperbarui dari Leaf yang disebut "Leaf e+" yang memiliki jangkauan yang lebih luas hingga 226 mil dengan satu kali pengisian daya.

 

  1. BYD e6: Rp 520 juta - Rp 650 juta

 


BYD e6 adalah SUV crossover listrik sepenuhnya yang diproduksi oleh produsen mobil Cina, BYD Auto. Kendaraan ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 2010 dan telah mengalami beberapa pembaruan dan revisi.

Berikut adalah beberapa fitur dan spesifikasi kunci dari BYD e6:

Powertrain: BYD e6 ditenagai oleh motor listrik 122 tenaga kuda yang memberikan torsi sebesar 214 pound-kaki. Kendaraan ini menggunakan pak baterai lithium iron phosphate 75 kWh yang memberikan jangkauan hingga 311 mil dengan sekali pengisian daya. Desain: e6 memiliki desain yang ramping dan modern dengan grille depan besar, lampu depan LED, dan atap terbuka panoramik. Interior luas dan dapat menampung hingga lima penumpang dengan nyaman. Kendaraan ini juga memiliki kapasitas kargo yang besar hingga 68 kaki kubik. Fitur: BYD e6 dilengkapi dengan berbagai fitur standar, termasuk sistem hiburan layar sentuh 8 inci, konektivitas Bluetooth, kamera belakang, dan masuk tanpa kunci. Trim yang lebih tinggi mungkin menawarkan fitur tambahan seperti sistem suara premium, kursi pemanas, dan sistem navigasi. Keamanan: e6 dilengkapi dengan berbagai fitur keamanan, termasuk rem anti-lock, kontrol stabilitas, dan suite airbag. Trim yang lebih tinggi mungkin menawarkan fitur keamanan tambahan seperti sistem pemantauan titik buta dan kontrol cruise adaptif. Secara keseluruhan, BYD e6 adalah SUV crossover listrik yang andal dan luas yang menawarkan jangkauan yang panjang dan berbagai fitur standar. Namun, ketersediaan kendaraan mungkin terbatas di luar Cina.

 

  1. MG ZS EV: Rp 478 juta - Rp 502 juta

 


MG ZS EV adalah SUV listrik yang diproduksi oleh merek otomotif Inggris MG Motor. Mobil ini didasarkan pada MG ZS, yang merupakan crossover SUV kompak. MG ZS EV ditenagai oleh paket baterai 44,5 kWh dan motor listrik yang menghasilkan daya 105 kW (141 hp) dan torsi 353 Nm. Mobil ini memiliki jangkauan hingga 263 mil (423 km) dengan sekali pengisian daya (siklus WLTP).

MG ZS EV dilengkapi dengan berbagai fitur, termasuk sistem hiburan layar sentuh 10,1 inci, cluster instrumen digital, kontrol iklim otomatis, dan berbagai fitur keamanan seperti kontrol kecepatan adaptif, peringatan meninggalkan jalur, dan pengereman darurat otonom.

MG ZS EV telah menerima ulasan positif untuk praktikalitasnya, nilai uang, dan jangkauan berkendara yang baik. Ini juga salah satu SUV listrik yang lebih terjangkau di pasaran, sehingga menjadi pilihan menarik bagi mereka yang ingin beralih ke kendaraan listrik.

 

  1. Hyundai Kona Electric: Rp 669 juta - Rp 705 juta

 


Hyundai Kona Electric adalah SUV kompak yang sepenuhnya listrik yang diproduksi oleh produsen mobil Korea Selatan, Hyundai Motor Company. Kendaraan ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 2018 dan sejak itu telah menjadi populer sebagai kendaraan listrik yang terjangkau dan praktis.

Kona Electric hadir dalam dua varian, yaitu model jarak standar dan model jarak jauh. Model jarak standar memiliki paket baterai 39,2 kWh dan jangkauan perkiraan 258 mil (415 kilometer) dengan sekali pengisian daya, sedangkan model jarak jauh memiliki paket baterai 64 kWh dan jangkauan perkiraan 329 mil (529 kilometer).

Kona Electric juga memiliki desain yang modern dan bergaya, dengan interior yang luas dan dilengkapi dengan fitur-fitur seperti kursi yang dapat dipanaskan dan didinginkan, sistem infotainment layar sentuh, serta berbagai fitur keamanan canggih. Kendaraan ini juga memiliki kemampuan pengisian daya cepat, sehingga dapat mengisi daya hingga 80% dalam waktu kurang dari satu jam.

Secara keseluruhan, Hyundai Kona Electric merupakan pilihan yang bagus bagi mereka yang mencari SUV listrik yang andal, praktis, dan terjangkau.

 

  1. Audi e-tron: Rp 2,5 miliar - Rp 3 miliar

 


Audi e-tron adalah rangkaian kendaraan listrik dan kendaraan hibrida listrik yang diproduksi oleh pembuat mobil Jerman Audi. Rangkaian e-tron termasuk e-tron SUV, e-tron Sportback, e-tron GT, dan RS e-tron GT.

e-tron SUV dan e-tron Sportback adalah kendaraan listrik yang sepenuhnya dilengkapi yang menawarkan jangkauan hingga 222 mil dalam satu pengisian daya. Mereka dilengkapi dengan motor listrik ganda, penggerak semua roda, dan teknologi bantuan pengemudi yang canggih.

e-tron GT dan RS e-tron GT adalah mobil olahraga listrik yang berkualitas tinggi yang menawarkan akselerasi dan penanganan yang mengesankan. Mereka memiliki desain aerodinamis yang elegan dan dapat melakukan perjalanan hingga 238 mil dengan satu pengisian daya.

Secara keseluruhan, rangkaian Audi e-tron dirancang untuk memberikan pengalaman mengemudi listrik premium kepada pengemudi yang menggabungkan performa, efisiensi, dan teknologi canggih.

 

  1. Jaguar I-PACE: Rp 4,5 miliar - Rp 5 miliar

 


Jaguar I-PACE adalah SUV mewah listrik yang diproduksi oleh produsen otomotif Inggris, Jaguar Land Rover. Mobil ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 2018 sebagai kendaraan listrik pertama Jaguar, dan sejak itu telah menerima banyak penghargaan untuk desainnya, performa, dan keberlanjutan.

I-PACE dilengkapi dengan dua motor listrik yang menghasilkan output gabungan 394 tenaga kuda, memungkinkan kendaraan untuk berakselerasi dari 0 hingga 60 mph hanya dalam waktu 4,5 detik. SUV ini juga memiliki jangkauan hingga 292 mil dengan sekali pengisian, menurut EPA.

Di bagian dalam, I-PACE menawarkan kabin yang luas dan mewah dengan berbagai fitur teknologi canggih, termasuk klaster instrumen digital, sistem hiburan layar sentuh 12,3 inci, dan sistem kamera 360 derajat.

Secara keseluruhan, Jaguar I-PACE adalah SUV listrik yang bergaya dan performa tinggi yang menawarkan jangkauan yang mengesankan dan fitur canggih untuk pengalaman berkendara premium.

Harga-harga tersebut dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada berbagai faktor seperti kondisi pasar dan nilai tukar. Namun secara umum, harga mobil listrik di Indonesia masih relatif mahal dibandingkan dengan harga mobil konvensional yang menggunakan bahan bakar fosil.

 

Mobil listrik murah dan terjangkau di Indonesia

Saat ini, masih sedikit pilihan mobil listrik murah yang tersedia di Indonesia. Beberapa mobil listrik yang dijual di Indonesia dengan harga yang relatif terjangkau adalah:

 

  1. Wuling Hong Guang Mini EV:

 


Wuling Hong Guang Mini EV adalah kendaraan listrik yang diproduksi oleh SAIC-GM-Wuling Automobile, sebuah kemitraan antara General Motors, SAIC Motor, dan Wuling Motors. Kendaraan ini pertama kali diperkenalkan di China pada bulan Juli 2020 dan segera menjadi populer karena harganya yang terjangkau dan ukurannya yang kecil, sehingga cocok untuk mengemudi di perkotaan.

Hong Guang Mini EV memiliki jangkauan hingga 170 km (105 mil) dengan satu kali pengisian daya dan dapat mencapai kecepatan maksimum 100 km/jam (62 mph). Kendaraan ini memiliki ukuran yang kompak dengan panjang 2,9 meter, lebar 1,5 meter, dan tinggi 1,6 meter, sehingga mudah untuk diparkir di ruang yang sempit.

Kendaraan ini tersedia dalam beberapa konfigurasi yang berbeda, termasuk pilihan dua tempat duduk dan empat tempat duduk. Interior kendaraan ini relatif sederhana dengan fitur dasar, namun dilengkapi dengan sistem pendingin udara, sistem hiburan layar sentuh, dan jendela listrik.

Hong Guang Mini EV saat ini hanya tersedia di China, dan menjadi pilihan populer bagi penduduk perkotaan yang mencari kendaraan yang terjangkau dan ramah lingkungan untuk keperluan komuter sehari-hari. Mobil listrik ini dijual dengan harga mulai dari sekitar Rp 150 jutaan.

 

  1. DFSK Glory E3:

 


Mobil listrik ini dijual dengan harga mulai dari sekitar Rp 190 jutaan ini adalah mobil listrik yang diproduksi oleh Dongfeng Sokon (DFSK), produsen mobil asal China. Mobil ini adalah sedan kompak yang dirancang untuk berkendara di perkotaan dengan jangkauan hingga 405 kilometer (252 mil) dengan sekali pengisian daya, menurut siklus tes NEDC. Mobil ini memiliki kecepatan maksimum 150 km/jam (93 mph) dan ditenagai oleh motor listrik 70 kW. Mobil ini dilengkapi dengan baterai lithium-ion 400V dengan kapasitas 56,64 kWh. DFSK Glory E3 dilengkapi dengan fitur keselamatan canggih seperti kontrol stabilitas elektronik, sistem pemantauan tekanan ban, dan airbag depan dan samping. Mobil ini juga dilengkapi dengan sistem hiburan layar sentuh, kontrol iklim otomatis, dan kamera belakang.

 

  1. Datsun Cross E:

 


Mobil listrik ini dijual dengan harga mulai dari sekitar Rp 200 jutaan. Datsun Cross adalah subcompact crossover SUV yang diproduksi oleh Datsun, anak perusahaan Nissan. Pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada tahun 2018 dan sejak itu telah dijual di pasar lain seperti India dan Rusia.

Datsun Cross dibangun di atas platform Nissan V dan menggunakan landasan yang sama dengan Nissan Micra dan Nissan Sunny. Mobil ini memiliki desain yang berani dan modern dengan grille yang mencolok, garis-garis tajam, dan posisi berkendara yang sporty.

Di bawah kap, Datsun Cross ditenagai oleh mesin bensin 1.2 liter yang menghasilkan tenaga 68 tenaga kuda dan torsi 104 Nm. Mesin ini dipasangkan dengan transmisi manual 5 percepatan atau transmisi variabel kontinu (CVT).

Di dalam, Datsun Cross menawarkan kabin yang luas dan praktis dengan kursi untuk hingga tujuh penumpang. Mobil ini dilengkapi dengan fitur seperti sistem infotainment layar sentuh, AC, jendela listrik, dan setir multi-fungsi.

Secara keseluruhan, Datsun Cross adalah crossover SUV yang andal dan terjangkau yang menawarkan nilai uang yang baik.

 

KEUNGGULAN DAN KELEMAHAN MOBIL LISTRIK

Mobil listrik memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan mobil konvensional yang menggunakan bahan bakar fosil, antara lain:

  1. Ramah Lingkungan: Mobil listrik tidak menghasilkan emisi gas buang yang berbahaya bagi lingkungan seperti karbon dioksida, nitrogen oksida, dan partikel-partikel yang berbahaya. Dengan demikian, mobil listrik dapat membantu mengurangi polusi udara dan dampak negatifnya pada kesehatan manusia serta lingkungan.
  2. Hemat Biaya Operasional: Biaya operasional mobil listrik jauh lebih murah dibandingkan mobil konvensional yang menggunakan bahan bakar fosil, karena listrik sebagai sumber energinya lebih murah dan efisien. Selain itu, mobil listrik memiliki jumlah komponen mesin yang lebih sedikit sehingga biaya perawatan juga lebih murah.
  3. Kinerja Tinggi: Mobil listrik memiliki torsi yang lebih tinggi dan responsif dibandingkan dengan mobil konvensional, karena daya listriknya langsung terdistribusi ke mesin mobil.
  4. Suara Rendah: Mobil listrik tidak menghasilkan suara mesin yang bising seperti mobil konvensional, sehingga dapat memberikan pengalaman berkendara yang lebih tenang dan nyaman.
  5. Masa Pakai Baterai Lebih Lama: Baterai mobil listrik dapat bertahan hingga 10 tahun atau lebih, sehingga dapat diandalkan untuk jangka waktu yang lebih lama.
  6. Lebih Mudah Dirawat: Mesin mobil listrik memiliki jumlah komponen yang lebih sedikit, sehingga perawatan dan perbaikan mobil listrik juga lebih mudah dan murah.
  7. Fasilitas Pengisian Listrik: Mobil listrik dapat diisi dayanya di stasiun pengisian listrik yang semakin banyak tersedia di seluruh dunia, sehingga pengguna mobil listrik dapat dengan mudah mengisi daya mobilnya.

Keunggulan-keunggulan tersebut membuat mobil listrik semakin populer di seluruh dunia, dan diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengurangi polusi udara dan dampak negatifnya pada lingkungan dan kesehatan manusia.

Meskipun mobil listrik memiliki beberapa keunggulan, namun juga memiliki beberapa kekurangan, di antaranya adalah:

  1. Jarak Tempuh Terbatas: Mobil listrik memiliki jarak tempuh yang terbatas tergantung pada kapasitas baterai mobil. Pengguna mobil listrik harus memperhatikan jarak tempuh yang tersedia agar tidak kehabisan daya listrik di tengah perjalanan.
  2. Harga yang Relatif Mahal: Mobil listrik memiliki harga yang relatif mahal dibandingkan dengan mobil konvensional yang menggunakan bahan bakar fosil. Harga yang tinggi ini biasanya berkaitan dengan biaya produksi baterai yang masih mahal.
  3. Infrastruktur Pengisian Listrik yang Masih Terbatas: Meskipun jumlah stasiun pengisian listrik semakin bertambah di seluruh dunia, namun infrastruktur pengisian listrik masih terbatas terutama di daerah pedesaan atau di negara yang baru mulai memperkenalkan mobil listrik.
  4. Waktu Pengisian yang Lama: Pengisian daya baterai mobil listrik membutuhkan waktu yang relatif lama, tergantung pada jenis baterai dan kapasitas baterai mobil. Saat ini, meskipun teknologi pengisian daya baterai mobil listrik semakin cepat, namun tetap membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengisi daya baterai sepenuhnya.
  5. Ketersediaan Suku Cadang yang Terbatas: Mobil listrik masih relatif baru di pasar otomotif, sehingga ketersediaan suku cadang untuk mobil listrik masih terbatas. Pengguna mobil listrik harus memperhatikan ketersediaan suku cadang di wilayah mereka dan perlu berhati-hati saat mengganti suku cadang mobil listrik.
  6. Daya Tahan Baterai yang Terbatas: Meskipun baterai mobil listrik memiliki masa pakai yang cukup lama, namun daya tahan baterai dapat terpengaruh oleh faktor-faktor seperti suhu lingkungan, kondisi jalan, dan cara mengemudi yang agresif. Hal ini memerlukan perawatan dan penggantian baterai yang sesuai.
  7. Pembuangan Baterai yang Sulit: Baterai mobil listrik mengandung bahan kimia yang berbahaya bagi lingkungan jika tidak dibuang dengan benar. Pengguna mobil listrik harus memperhatikan pembuangan baterai mobil listrik dengan benar agar tidak merusak lingkungan.

Kekurangan-kekurangan tersebut harus dipertimbangkan oleh calon pengguna mobil listrik sebelum memutuskan untuk membeli mobil listrik.

Harga mobil listrik murah di Indonesia masih lebih mahal dibandingkan dengan harga mobil konvensional dengan mesin bensin atau diesel. Hal ini berkaitan dengan biaya produksi baterai yang masih relatif mahal. Meskipun begitu, keunggulan mobil listrik yang hemat energi dan ramah lingkungan masih menjadi daya tarik bagi sebagian konsumen mobil di Indonesia.

 


Post a Comment for "MOBIL LISTRIK : MOBIL MASA DEPAN RAMAH LINGKUNGAN"